Healthy Everyday and Everywhere

Penyebab, Gejala dan Pengobatan Kanker Payudara


Kanker payudara penyumbang penyakit kanker terbesar  bagi wanita. Kanker payudara berada di urutan kelima untuk tingkat kematian akibat kanker dan merupakan penyebab utama kematian akibat kanker bagi wanita setelah kanker paru-paru, kanker serviks (mulut rahim), kanker hati, dan kanker usus. 1 dari 8 wanita akan memiliki risiko mengidap kanker payudara dan 1 dari 28 wanita pengidapnya akan memiliki kemungkinan untuk meninggal.

Kanker payudara terjadi ketika sel normal payudara mengalami perubahan struktur dan menginfeksi jaringan dan bagian lain yang terdekat seperti kelenjar, pembuluh darah, saluran limfa dan nodus limfa. Tumor  akan terbentuk karena akumulasi sel abnormal ini. Semua jenis jaringan di dalam payudara bisa membentuk kanker tetapi biasanya dimulai dari kelenjar atau duktus.

Penyebab Kanker Payudara

Sampai saat ini belum diketahui secara pasti penyebab spesifik kanker payudara. Walaupun demikian, terdapat sejumlah faktor yang diperkirakan mempunyai pengaruh terhadap terjadinya kanker payudara, antara lain
- Faktor genetik dan riwayat keluarga
- Tidak menikah / tidak menyusui
- Punya riwayat tumor
- Terkena radiasi ionisasi selama atau sesudah pubertas
- Haid terlalu muda atau menopause diatas umur 50 tahun
- Melahirkan anak petama diatas usia 35 tahun
- Minum alkohol dan merokok
- Obesitas pada wanita setelah menopause
- Penggunaan hormon estrogen
- Stress

Ada begitu banyak kemungkinan penyebab kanker payudara, dan mungkin saja penyebabnya dipicu oleh kombinasi beberapa faktor di atas. Yang perlu dilakukan adalah selalu memperhatikan faktor-faktor penyebabnya tersebut dan lakukan pemeriksaan rutin terhadap payudara untuk deteksi dini adanya kanker.

Tanda dan Gejala Kanker Payudara

Gejala kanker payudara di tingkat awal diantaranya perubahan bentuk dan ukuran payudara, adanya benjolan pada payudara yang dapat diraba. Kulit payudara akan tampak memiliki tekstur yang kasar seperti kulit jeruk disebut "peau d'orange. Puting akan tertarik ke dalam, menjadi merah atau bersisik atau memiliki cairan yang abnormal. Ketika ia menyebar ke daerah lain, akan ditandai dengan gejala-gejala seperti timbul nyeri tulang, penurunan berat badan, pembengkakan lengan atau ulserasi kulit.

Tanda atau gejala awal kanker payudara ini kadang tidak terlihat kasat mata, karenanya sudah seharusnya kaum wanita berinisiatif membuat diagnosis dengan menjalani tes payudara setiap tahun.

Tingkat Kanker Payudara

Untuk mendiagnosis kanker payudara, pengamatan dilakukan melalui mamografi atau MRI payudara. Tingkat kanker payudara ditentukan sesuai sifat sel atau tingkat reproduksi sel kanker.

Tingkat I mengacu pada kanker payudara pada tahap awal di mana ukuran melintang tumor kurang dari 2 cm dan belum menyebar. Tingkat II juga menunjukkan kanker payudara pada tingkat di mana ukuran tumor adalah antara 2 sampai 5 cm; atau lebih dari 5 cm tapi belum menyebar; atau kurang dari 2 cm tetapi telah menyebar ke nodus limfa ketiak.

Tingkat III adalah di mana ukuran melintang tumor telah meningkat ke 5 cm dan telah menyebar ke nodus limfa ketiak; atau telah menyebar dengan banyaknya ke nodus limfa ketiak; atau telah menyebar ke nodus limfa terpencil di dalam tulang selangka atau tulang dada.

Peringkat IV mengacu pada keadaan di mana kanker payudara sudah merebak ke area di luar area dada.

Metode Pengobatan

Pengobatan tergantung pada jenis-jenis atau tingkat kanker payudara. Ada beberapa jenis pengobatan seperti pembedahan, terapi penyinaran, kemoterapi dan obat penghambat hormon. Kemoterapi dan obat-obat penghambat digunakan untuk menekan pertumbuhan sel kanker di seluruh tubuh. Anda juga dapat mempertimbangkan pengobatan kanker payudara secara alami. Salah satu obat kanker alami yang dapat Anda yakini khasiatnya adalah Sarang Semut (Myrmecodia pendas). (ek/my)




Penyebab, Gejala dan Pengobatan Kanker Payudara