Healthy Everyday and Everywhere

Penyebab Rambut Rontok, Perawatan dan Pencegahannya

Rambut yang sehat mengalami kerontokan antara 30 sampai 120 helai setiap hari, tetapi jumlah ini akan diganti kembali. Namun, rambut yang sedang bermasalah, rontok lebih banyak dari jumlah yang normal dan tidak memiliki anak rambut sebagai pengganti rambut yang rontok.

Kerontokan rambut - terutama di kalangan remaja - kebanyakan disebabkan oleh penggunaan bahan kimia yang berlebihan seperti mousse, semprot rambut maupun pewarna. Penggunaan bahan kimia dalam proses memutihkan rambut sebelum mewarnainya ini adalah faktor-faktor yang menyebabkan struktur rambut menjadi lemah dan mudah rontok.

Rambut yang strukturnya halus juga mudah rusak akibat aktivitas mengerinting rambut dan teknik meluruskannya. Namun, banyak remaja tidak menghiraukan efeknya demi tampil  cantik sesuai  gaya rambut terkini. Mereka dianjurkan untuk mengetahui terlebih dulu kondisi rambut mereka sebelum menggunakan kimia atau teknik untuk mendapatkan gaya rambut yang diidamkan.

Misalnya, jika jumlah rambut mereka terlalu sedikit, sebaiknya jangan kerintingkan rambut karena dapat memperburuk keadaan dan merusak rambut. Jika ingin mewarnai rambut, pastikan Anda sering melakukan perawatan rambut atau segera menemui terapis ketika rambut terlihat rontok terlalu banyak.

Stres Penyebab Kerontokan Rambut

Selain akibat penggunaan kimia berlebihan kerontokan rambut juga dapat terjadi  karena gangguan emosi (stress). Sekitar 40 persen pasien yang mengalami kerontokan rambut adalah akibat masalah ini. Pria maupun wanita memiliki kemungkinan/resiko yang sama untuk menderita masalah kerontokan rambut karena gangguan emosi.

Stres mendorong terjadinya masalah sulit tidur dan pola makan tidak seimbang yang bisa mengakibatkan masalah pada rambut. Tekanan ini juga tanpa disadari mendorong individu melakukan kebiasaan aneh seperti mencabut rambut di kepala sehingga menyebabkan sebagian besar kepala menjadi botak.

Perawatan dan Pencegahan

Sebelum seseorang malakukan perawatan, terapis biasanya terlebih dulu mengidentifikasi latar belakang mereka seperti keturunan, hormon yang tidak seimbang atau penggunaan bahan kimia berlebihan untuk mengetahui masalah apa yang sebenarnya yang sedang dihadapi. Selanjutnya pasien akan diberikan pengobatan sesuai menurut tingkat permasalahan.

Jika masalah sebenarnya bersumber dari tekanan jiwa, pasien harus menjalani sesi konseling terlebih dulu karena ini merupakan faktor utama keberhasilan pengobatan yang akan dijalani. Jika masalah sebenarnya tidak diatasi, ia akan berulang  kembali meskipun kita mampu memberikan pengobatan untuk menumbuhkan rambut kembali.

Diantara konseling yang diberikan adalah dengan menganjurkan klien menjalani gaya hidup sehat seperti memperbanyak berolahraga karena berkeringat dapat menenangkan pikiran.

Selain berolahraga, konsumsi makanan seimbang juga berperan penting dalam mengatasi masalah terkait rambut. Pasien perlu diberikan panduan tentang diet sehat seperti makan lebih banyak buah dan sayuran segar. Minuman berkarbonasi seperti cola dan kopi bisa memperburuk masalah rambut rontok. Minum air putih lebih banyak atau air yang bisa mendinginkan badan seperti barley, kedelai atau kelapa

Peluang untuk pulih cukup tinggi yaitu antara 70 sampai 78 persen, tetapi ini tergantung pada diri sendiri. Jika penderita rajin, proses pemulihan bisa berlangsung lebih cepat yaitu antara dua setengah hingga tiga bulan. Untuk kasus yang lebih serius, mungkin memakan waktu sampai satu setengah tahun.

Untuk mempertahankan rambut sehat, minyaki rambut lebih sering menggunakan minyak asli seperti minyak kelapa, selain melakukan perawatan rambut secara rutin. Diet seimbang dan ketenangan jiwa mempengaruhi pertumbuhan rambut lebih sehat dan bersinar. (ek/my)



Penyebab Rambut Rontok, Perawatan dan Pencegahannya