Healthy Everyday and Everywhere

Smart, Metode Baru Pengobatan Asma

Asma adalah kondisi di mana terjadi peradangan kronis pada saluran pernapasan. Bila rentan pada beberapa penyebab alergi, saluran napas membengkak dan sempit, menyebabkan gejala asma. Peradangan serta menyempitnya saluran pernapasan ini menyebabkan batuk, berdehit, dada terasa sesak dan pernapasan yang terputus-putus.

Mereka yang menderita asma mengalami penderitaan rata-rata tiga sampai lima hari untuk setiap serangan akut di mana asma mereka tak dapat dikendalikan. Rata-rata terjadi sekitar 20 kali  serangan asma dialami oleh setiap orang dewasa setiap tahunnya.

Kebanyakan penderita asma mengalami gejala-gejala tertentu sebelum serangan terjadi. Namun masalahnya, mereka terlampau tergantung pada alat penyemprot pelega berwarna biru saja, sehingga mengabaikan alat sedot pencegah. Penderita asma harus memahami bahwa kedua obat pelega dan pencegah diperlukan untuk kontrol asma yang tepat.

Obat pencegah mengobati penyebab peradangan, dan harus digunakan setiap hari untuk tujuan pencegahan. Alat penyemprot pelega berwarna biru hanya digunakan ketika perlu  biasanya ketika saluran pernapasan menjadi sempit dan perlu dilegakan segera.

Perawatan asma yang benar mengharuskan penderitannya menggunakan kedua obat karena merawat peradangan adalah langkah wajib dalam mengontrol asma agar serangan dapat dicegah. Namun banyak pasien gagal memahami kepentingan menggunakan kedua obat sebagai bagian manajemen asma mereka.

Terapi dan pelega dengan Satu Alat Sedot

Dokter hari ini, mengikuti petunjuk Global initiative for Asthma (Gina) akan merawat pasien asma berdasarkan kontrol dan bukan tingkat asma. Metode terbaru dalam manajemen asma dikenal sebagai Single inhaler Maintenance And Reliever Therapy - atau mudahnya Smart. Smart adalah terapi pencegah dan pelega dengan satu alat sedot.

Dengan Smart, pasien asma hanya membutuhkan satu alat sedot karena ia memberi  kedua dosis pencegah harian dan pelega jika dibutuhkan. Alat sedot baru ini mudah dikenal oleh warna - alat sedot merah turbuhaler - yang membedakannya dan obat yang kini digunakan. Dengan menggunakan satu alat sedot saja  pasien asma akan terhindar dari kekeliruan memilih dua metode pengobatan yang sering terjadi sebelumnya.

Penelitian klinis yang rinci telah dilakukan untuk metode baru ini. Lebih dari 14 negara seluruh dunia, termasuk Indonesia telah mengambil bagian dalam program pengembangan klinis Smart.

Hasilnya menunjukkan bahwa Smart memberikan kontrol asma menyeluruh yang lebih baik serta mengurangi risiko serangan asma yang serius.

Kontrol Asma Dengan Langkah Yang Tepat

Dengan pendekatan Smart, pasien asma bisa mengharapkan kelegaan segera, kontrol asma yang lebih baik serta peningkatan kualitas hidup untuk jangka panjang. Pasien asma dapat mempraktekkan beberapa langkah mudah berikut untuk membantu dalam mengontrol asma mereka:
- Dapatkan nasihat dokter terlebih dahulu - setelah mendapat diagnosis yang benar, barulah terapi manajemen asma yang terbaik untuk pasien dapat disarankan.
- Awasi gejala asma Anda - kenali gejala asma Anda dengan baik dan perhatikan reaksi tubuh Anda. Bertindak cepat untuk mengontrol asma Anda.
- Kenali obat Anda - ikuti nasihat dokter mengenai obat asma, bila Anda harus menggunakannya. Anda dapat memudahkan manajemen asma Anda dengan menggunakan turbuhaler merah cara Smart dan bukan berbagai alat sedot.
-  Jauhi faktor-faktor pencetus asma - asma adalah penyakit yang bervariasi; banyak faktor dapat memicu serangan, sehingga awasi penyebab serangan Anda. Apakah ia asap rokok, debu, polusi atau beberapa jenis makanan?

Pesan, jangan biarkan asma mengontrol Anda. Sebaliknya, Anda yang harus dapat mengontrol asma Anda! (ek/my)




Smart, Metode Baru Pengobatan Asma