Healthy Everyday and Everywhere

Metode Perawatan dan Pengobatan Sakit Sendi Lutut Osteoartritis

Osteoartritis sendi lutut merupakan salah satu dari masalah-masalah sendi yang paling sering ditemukan. Ia bisa menyerang individu-individu dalam berbagai tingkat umur. Ada berbagai jenis artritis. Pada dasarnya artritis merupakan penyakit di mana lapisan rawan pada permukaan tulang sendi menjadi aus, tipis dan rusak.

Gejala-gejala yang sering dialami oleh pasien seperti sendi membengkak, sakit, panas dan sulit untuk digerakkan. Aktivitas harian seperti jongkok, berlutut, duduk di atas bangku menjadi terbatas dan kadang-kadang sakit tersebut menjadi bertambah serius. Pasien juga akan merasa sakit dan sulit untuk bangun dari kursi dan mulai berjalan.

Langkah awal untuk mengurangi rasa sakit akibat osteoartitris adalah dengan mengurangi aktivitas harian seperti diatas atau  aktifitas-aktifitas yang memberi beban pada sendi lutut. Kenali tanda sakit yang datang dan pastikan Anda berhenti melakukan aktivitas tersebut. Kemudian Anda bisa tingkatkan aktifitas secara perlahan-lahan dan terjadwal.

Memaksa diri untuk melakukan kerja hanya akan menyebabkan lapisan sendi tulang rawan Anda menjadi semakin tipis. Sakit pada sendi lutut Anda juga akan semakin bertambah meskipun obat dan perawatan yang diberikan dokter sudah cukup.

Berikut beberapa metode dan obat yang diajurkan yang dapat digunakan untuk mengatasi dan mengurangi rasa sakit yang menyerang sendi lutut Anda.

Perawatan Farmakologi

Obat-obat yang dapat digunakan untuk mengobati sakit sendi osteoartritis dapat dibagi menjadi kelompok. Kelompok yang pertama adalah obat yang mengurangi gejala dan tanda-tanda. Kategori yang kedua adalah untuk mengubah struktur lapisan rawan sendi lutut.

1. Obat penahan sakit

Obat-obat yang digunakan untuk mengobati diantaranya adalah paracetamol dan tramadol. 2 jenis obat ini biasa digunakan untuk mengurangi sakit sendi, terutama bagi pasien yang memiliki gastritis dan tukak lambung. Penggunaan NSAIDS dan COXIBS akan memperparah kondisi tersebut.

2. Obat-obat Anti-Inflamasi Non steroids (NSAIDS)

Kelompok obat ini digunakang untuk mengurangi komponen inflamasi penyakit Osteoartritis. Pasien yang sering menghadapi masalah seperti bengkak sendi, sakit dan panas sendi perlu dirawat dengan kelompok obat anti-inflamasi ini.

Namun, obat-obat ini bisa menyebabkan maag dan mengganggu fungsi ginjal terutama di kalangan orang lanjut usia. Obat ini harus diberikan dengan dosis yang minimal dalam jangka waktu yang pendek.

3. Penghalang Cox-2

Kelompok obat ini bertujuan mengurangi efek samping obat anti-inflamasi NSAIDS. Misalnya Etoricoxib, celecoxib, Meloxicam adalah obat-obat yang digunakan untuk merawati penyakit artritis dan rheumatism. Obat-obat ini tidak cocok untuk pasien-pasien yang menderita penyakit arteri, stroke serta penyakit alergi pada obat-obat ini. Obat ini juga harus diberikan dalam dosis yang minimal dalam jangka waktu pendek.

4. Glucosamine Sulfate

Glucosamine, adalah bagian dari aminomonosaccharide glucosamine alami yang merupakan bagian dari lapisan rawan pada permukaan sendi.

Berbagai penelitian medis telah menunjukkan besarnya manfaat glucosamine sulfate dalam mengurangi gejala sakit dan meningkatkan gerakan pada sendi. Penggunaan glucosamin sulfate pada jangka panjang juga dapat mencegah kerusakan struktur rawan pada sendi.

Suntikan dengan Hyaluronic Acid dan Steroid

Penggunaan injeksi dengan hyaluronic acid ke dalam sendi banyak digunakan untuk mengobati sendi serta meningkatkan pergerakan sendi. Suntikan ini diberikan sekali seminggu, tiga sampai 5 suntikan. Suntikan obat ini bisa mengurangi sakit sendi, memperbaiki pergerakan serta meningkatkan fungsi sendi.

Sedangkan injeksi sendi dengan corticosteroids digunakan untuk mengurangi komponen inflamasi Osteoartritis. Obat ini efektif selama satu sampai beberapa bulan. Namun, penggunaan obat ini secara berlebihan dapat menyebabkan berbagai efek samping. Tidak dianjurkan untuk menggunakan obat ini lebih dari tiga suntikan setahun.

Pembedahan/operasi

1. Operasi artroskopi sendi.

Operasi ini bertujuan untuk memeriksa kerusakan di dalam ruang sendi misalnya kerusakan pada meniscus, kerusakan lapisan rawan serta pembentukan tulang berlebihan (spur) pada ujung tulang.  Kerusakan tersebut bisa dibersihkan, dan dibuang dari ruang sendi. Ini bertujuan untuk mengurangi proses inflamasi serta kerusakan mekanis yang selanjutnya.

2. Operasi penggantian sendi lutut

Operasi jenis ini adalah operasi perubahan sendi yang paling sering dilakukan. Operasi ini dilakukan untuk menghilangkan sakit sendi lutut kepada mereka yang mengalami sakit yang parah, di mana obat-obat yang digunakan tidak lagi memberikan efek. Pasien bisa berjalan dengan baik tanpa bantuan dalam waktu sebulan setelah operasi. Sendi lutut yang terpasang bisa bertahan lama untuk lima hingga 20 tahun jika dirawat dengan baik. (hs/psp)



Metode Perawatan dan Pengobatan Sakit Sendi Lutut Osteoartritis