Healthy Everyday and Everywhere

Mengenal Kandungan Gizi dan Manfaat Susu

Susu dianggap sebagai makanan yang sempurna dilihat dari beberapa sisi. Para Ahli menganggap susu sebagai makanan utama yang kaya akan gizi karena mengandung gizi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Susu juga kaya akan karbohidrat, lemak dan protein. Di samping kaya akan bermacam-macam vitamin dan garam mineral. Semua unsur ini ada dalam susu dengan komposisi yang seimbang dan mudah dicerna.

Susu tidak meninggalkan ‘sampah’ di ginjal ketika selesai dicerna lambung, atau tidak menambah keasaman pada tubuh. Oleh karena itu, tidak aneh apabila susu ini menjadi makanan pertama yang dikonsumsi bayi yang baru lahir di dunia mamalia (spesies yang menyusui). Orang dewasa bahkan mungkin dapat hidup hanya dengan mengkonsumsi susu selama beberapa minggu tanpa kekurangan gizi. 

Protein 

Unsur protein yang ada dalam susu bisa memberi asam amino utama kepada sesorang untuk membentuk jaringan tubuh dan membangun sel-sel tubuh yang beragam. Oleh karena itu, susu sangat penting bagi anak-anak pada masa pertumbuhannya, juga untuk orang dewasa pada masa penyembuhan.

Asam amino ini tidak dapat digantikan oleh asam amino lain yang terdapat di dalam tumbuh-tumbuhan atau nabati. Unsur protein ini ada dalam bentuk cair yang mungkin mudah untuk dicerna. Protein ini juga berfungsi untuk menambah stamina dan meningkatkan imunitas pada tubuh manusia.

Lemak

Unsur lemak ini berbentuk cair yang mudah dicerna, dan didalam takaran yang mencukupi kebutuhan manusia terhadap kalori, sesuai aktivitas keseharian. Dengan kata lain, lemak ini akan benar-benar terbakar dan tidak akan tertimbun dalam tubuh manusia.

Gula 

Gula susu (laktosa) merupakan gula yang mengandung dua unsur yaitu glukosa dan galaktosa. Rasa manisnya 1/6 manis sukrosa. Oleh karena itu susu tidak terlalu bahaya bagi penderita diabetes, karena hanya mengandung sedikit galaktosa.

Vitamin A

Terdapat beberapa jenis vitamin yang ada dalam susu. Misalnya vitamin vitamin A yang berbentuk cair dan terdapat pada lemak. Vitamin ini sangat penting bagi proses pertumbuhan anak dan remaja, kerena ia merupakan unsur utama yang paling menentukan dalam pembentukan selaput jala (retina) pada mata yang disebut rods & cons yang berfungi untuk mneyempurnakan fungsi penglihatan. Oleh karena itu, kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan kebutaan, khususnya pada malam hari yang biasa disebut rabun ayam (night blindness). 

Vitamin A juga berperan penting  dalam perawatan kulit dan kesehatan selaput lendir, kerena ia merupakan benteng pertahanan pertama terhadap serangan mikroba dan virus. Oleh karea itu, kekurangan vitamin A dapat menyebabkan kekacauan dan ketidak seimbangan pada sel-sel kulit dan selaput lendir yang memudahkan mikroba menembus ke dalam kulit dan menyerang tubuh.

Vitamin D dan Kalsium


Sedangkan Vitamin D merupakan unsur utama yang berperan penting dan bekerja sama dengan mineral dan kalsium dalam pembentukan jaringan tulang. Kedua unsur itu ada di dalam susu. Jelaslah bahwa susu sangat penting sekali bagi pertumbuhan anak dan bayi yang masih menyusu.

Kekurangan dua unsur ini, vitamin D dan kalsium, dapat menyebabkan terhambatnya pertumbuhan tulang dan mudah terserang penyakit osteomalcia (lunak tulang karena kurang vitamin D dan kalsium) atau rakitis. Dan keberadaan salah satu dari kedua unsur ini tidak dianggap cukup tanpa keberadaan unsur lainnya. Oleh karena itu, kalsium tidak berarti apa-apa tanpa adanya vitamin D.

Fospor

Sementara fosfor adalah yang menjadikan glukosa dalam bentuk finalnya untuk memasuki sel, tempat dimana ia dapat menyempurnakan pembakaran dan menghasilkan energi yang dibutuhkan oleh tubuh. (aa/th)



Mengenal Kandungan Gizi dan Manfaat Susu