Healthy Everyday and Everywhere

9 Makanan Yang Baik Untuk Kesehatan Jantung

Saat ini di negara-negara di dunia termasuk di Indonesia, penyakit jantung merupakan penyebab utama kematian seseorang. Diantara jenis penyakit jantung yang paling berbahaya adalah penyakit jantung koroner. Data dari badan kesehatan dunia (WHO) menyebutkan, penyakit jantung koroner merupakan penyebab utama kematian yang meliputi 12,2 persen (7,2 juta) kematian di seluruh dunia.

Penyakit jantung koroner terjadi karena adanya penumpukan lemak pada dinding dalam pembuluh darah jantung (pembuluh darah koroner). Jika hal tersebut terjadi maka akan terjadi penyumbatan aliran darah ke jantung. Jika penyumbatan ini menjadi total, maka orang yang bersangkutan akan terkena serangan jantung (heart attack) yang dapat menyebabkan kematian mendadak. 

Faktor utama penyebab penyakit ini adalah tidak normalnya tekanan darah, kadar kolesterol yang tinggi, tingkat stress dan pola hidup yang tidak sehat seperti kebiasaan merokok dan malas berolahraga.

Namun untuk menghindari diri dari serangan penyakit jantung kita tak hanya butuh pola hidup sehat sehat saja, pola makan juga harus diperhatikan. Jika Anda ingin memiliki jantung yang sehat ada baiknya Anda mengetahui beberapa makanan yang baik untuk kesehatan jantung berikut:

Asparagus

Kaya akan saponin, sebuah senyawa fito-kimia yang menghambat pertumbuhan kanker, sebagai antioksidan, mempunyai sifat menghambat pertumbuhan mikroba, menurunkan kolesterol darah, menurunkan kadar glukosa darah, bersifat anti biotik, dan menimbulkan efek peningkatan kekebalan. Satu penyajian asparagus memang tidak memberi saponin cukup untuk, tetapi dengan kombinasi makanan kaya saponin lain seperti kinoa (quinoa) yaitu semacam sereal yang merupakan makanan pokok masyarakat Indian maka akan diperoleh saponin yang cukup untuk tubuh. Asparagus juga mengandung nutrisi anti inflamasi seperti folat, vitamin C dan D.

Coklat

Sebuah analisa dari Universitas Scranton Pennsylvania memperlihatkan bahwa mengkonsumsi coklat murni sebanyak 170 gram sehari akan menangkal terjadinya aterosklerosis, menurunkan kadar LDL (biasa disebut kolestrol jahat) dan trigliserida, meningkatkan HDL. Dilaporkan bahwa kakao mengandung antiseptik fenol, senyawa anti inflamasi yang membuat lemak teroksidasi dalam aliran darah sehingga menyumbat pembuluh darah.

Teh hijau

Teh hijau memilih kadar kafein lebih rendah dibanding dengan teh hitam atau teh olong dan sangat mudah untuk penyajiannya. Meski begitu ketiga teh diatas mengandung antioksidan sperti vitamin A, C dan E dan flavanoid (senyawa organik yang mampu melarutkan karsinogen dan melawan sel kanker).

Ikan haring

Sering diidentikan dengan ikan salmon, tetapi memiliki kandungan asam omega 3 yang lebih tinggi yang mampu menurunkan kadar trigliserida dan menurunkan risiko pertumbuhan aterosklerotis (proses penipisan dan pengerasan dinding pembuluh darah  karena tumpukan lemak) dan menurunkan resiko aritnia (detak jantung yang tidak normal) yang dapat menyebabkan serangan jantung mendadak. Penyajian 85 gram ikan hering segar akan memberi kurang lebih 2 gram omega 3.

Oatmeal

Serat larut dalam oatmeal ini mampu menurunkan kadar LDL dan mengeluarkannya dari dalam tubuh. Oat jga merupakan sumber protein, kalsium, besi, magnesium, seng, thiamin, folacin dan vitamin E dibanding makanan biji jenis lain.

Jeruk


Penelitian di Universitas Hebrew Yarusalem menunjukkan bahwa flavanon (subkategori flavanoid) biasa dikenal sebagai antioksidan aktif alam jeruk mampu menurunkan LDL dan meningkatkan HDL. Selanjutnya juga disebutkan bahwa orang dengan kadar kolesterol tinggi sangat dianjurkan untuk banyak mengkonsumsi jeruk, grape dan lemon.

Pepaya

Buah ini mengandung banyak enzim yang berguna untuk pencernaan dan potasium yang merupakan nutrisi jantung. Potongan pepaya ukuran sedang akan mengandung kadar potasium 781 mg dibanding pisang ukuran sedang yang hanya 371 mg.

Plum kering

Gula dalam plum kering ini sangat alami. Plum kering ini dikenal sebagi prune mengandung banyak antioksidan. Prune ini juga mengandung banyak serat yang ditenggarai mampu  memperpanjang umur dan mencegah serangan jantung. Setengah gelas penyajian (100 gram) akan menyumbang 25 pesen kebutuhan serat harian.

Ubi jalar/ketela rambat

Makin beragam warna sayuran yang kita konsumsi makin baik. Ubi jalar mengandung anti oksidan karoten yang melindungi jantung dari serangan radikal bebas. (aa/th)



9 Makanan Yang Baik Untuk Kesehatan Jantung